skip to main | skip to sidebar

About me

Unknown
View my complete profile

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
Comments
    Atom
Comments

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ► 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ▼ 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ▼ July (10)
      • Mengapa
      • Kenangan dan Kerinduan
      • Kado indah dari ALLAH
      • Kau dan Marah mu
      • berlayar
      • Ada apa?
      • Kau dan Cuek mu
      • tentang SMA dan Dia
      • Ramadhan mba Toyib?
      • sederhana dan semoga bermakna

Followers

Pages

  • Home
  • Facebook

Sample text

About Us

Powered by Blogger.

berlayar

12:06 AM - Posted by Unknown - 0 comments
Entah apa namanya, saat rasa ini berkecambuk dijiwa. Terkadang saya bingung, ada apa dengan saya? Apa yang terjadi? Apa yang ingin saya lakukan? Kemana saya ingin pergi? Entah mengapa rasa itu sulit untuk dijabarkan satu persatu. Terkadang tiba-tiba terdiam dan terkadang banyak kata yang terucap entah apa yang telah saya utarakan.

Dan hal yang sangat menyebalkan. Saat rasa ini sulit dijabarkan  justru orang-orang yang saya inginkan hadir untuk menenangkan justru menghilang tak ada kabar. Atau tiba-tiba mereka hadir dengan berbagai perhatian palsu mereka.


Jujur saya tersiksa, tersiksa karena rasa yang salah saya artikan.  Rasa yang membuat saya bahagia namun ternyata hanya bayang-bayang. Kenapa harus seperti ini. Mebantu membalut luka ini, namun tiba tiba dilepas . sakittt.

saya selalu membuka pintu terhadap semua orang yang ingin masuk, namun semua ini membuat saya semakin tertutup. Tertutup karena takut hal yang sama akan terjadi.

Berlabuh dibeberapa dermaga, sering membuat saya bersedih. jika sebelumnya ingin sekali menemukan dermaga untuk segera berlabuh. Namun sekarang berbeda. Saya ingin terus berlabuh karena takut. Takut terulang kembali. Saat rasa bahagia menyelimuti hati, karena keindahan dermaga, tiba-tiba telah berlayar ketengah lautan. Kenapa? Karena sudah ada layar yang ingin berlabuh pula. Layar yang lebih indah dibanding layar ini.



Saya mengerti sekarang, kenapa rasa ini selalu berkecambuk.

Karena  Saat rasa ini menginginkan perhatian dan rasa dari diri mereka,  akal ini melarang dengan keras. Kenapa?Karena saat hati mulai tersakiti lagi, akan sulit untuk akal berjalan normal seperti biasa.


This entry was posted on 12:06 AM and is filed under curcol . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ► 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ▼ 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ▼ July (10)
      • Mengapa
      • Kenangan dan Kerinduan
      • Kado indah dari ALLAH
      • Kau dan Marah mu
      • berlayar
      • Ada apa?
      • Kau dan Cuek mu
      • tentang SMA dan Dia
      • Ramadhan mba Toyib?
      • sederhana dan semoga bermakna

Popular Posts

  • Kagum atau Jatuh Cinta?
    Senior dan junior terkadang menjadi sebuah pembeda dan pembatas untuk saling beinteraksi. Tapi kisah kali ini sedikit beda. Dia bukan seper...
  • Jejak langkah ku
    Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi dimasa depan. Saya hanyalah seorang anak biasa dari keluarga biasa. 20 tahun yang lalu saya terlahir...
  • kenangan
    kerajaan ku mulai runtuh dermaga ku telah sunyi kapal mereka telah berlayar jauh, . dan jauh dan mungkin tak akan ada lagi yg akan ber...
  • Mawar Merah
    Tidur yang nyenyak. Bahkan sangat nyenyak. Kurentakkan tangan sepanjang-panjangnya sambil menghirup udara pagi yang masih begitu segar. Tib...
  • Senior dan Junior dalam sebuah Kisah
    Alhamdulillah, setelah empat tahun dengan status menjadi seorang mahasiswa, akhirnya tinggal menghitung hari saya akan kembali ketempat dim...
  • Hei Kau
    Hei kau,, Siapa aku bagimu Adakah arti lain bagi mu, Atau aku yang terlalu cepat membuat kesimpulan Hei kau,, Terkadang aku mer...
  • Aku
    ketika rasa tak bisa termaknai ragam kata pun terucap, membentuk bait-bait nada tak beraturan rendah -tinggi-rendah- ingin rasanya berb...
  • Dalam kesunyian malam
        Malam ini bukan merupakan kali pertama aku seperti ini, menangis dalam ketidaktahuan ku. Bukan menangis karena penyesalan yang berlebih...
  • Sang mantan
    Assalamu alaikum, apa kabar ni? Topic   kali ni apa ya? Nah lo, kok tiba-tiba teringat sang mantan. Ciee, yang belum lupain sang ma...
  • pergi untuk kembali
    Setelah 1032 jam kita berada didaratan yang sama, hari ini kita kembali dipisahkan oleh lautan yang bermil-mil jauhnya. Ini bukan sebua...

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ► 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ▼ 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ▼ July (10)
      • Mengapa
      • Kenangan dan Kerinduan
      • Kado indah dari ALLAH
      • Kau dan Marah mu
      • berlayar
      • Ada apa?
      • Kau dan Cuek mu
      • tentang SMA dan Dia
      • Ramadhan mba Toyib?
      • sederhana dan semoga bermakna

Labels

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Search

Etiquetas

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Coretan Pensil Warna-Warni

Thursday, July 18, 2013

berlayar

Entah apa namanya, saat rasa ini berkecambuk dijiwa. Terkadang saya bingung, ada apa dengan saya? Apa yang terjadi? Apa yang ingin saya lakukan? Kemana saya ingin pergi? Entah mengapa rasa itu sulit untuk dijabarkan satu persatu. Terkadang tiba-tiba terdiam dan terkadang banyak kata yang terucap entah apa yang telah saya utarakan.

Dan hal yang sangat menyebalkan. Saat rasa ini sulit dijabarkan  justru orang-orang yang saya inginkan hadir untuk menenangkan justru menghilang tak ada kabar. Atau tiba-tiba mereka hadir dengan berbagai perhatian palsu mereka.


Jujur saya tersiksa, tersiksa karena rasa yang salah saya artikan.  Rasa yang membuat saya bahagia namun ternyata hanya bayang-bayang. Kenapa harus seperti ini. Mebantu membalut luka ini, namun tiba tiba dilepas . sakittt.

saya selalu membuka pintu terhadap semua orang yang ingin masuk, namun semua ini membuat saya semakin tertutup. Tertutup karena takut hal yang sama akan terjadi.

Berlabuh dibeberapa dermaga, sering membuat saya bersedih. jika sebelumnya ingin sekali menemukan dermaga untuk segera berlabuh. Namun sekarang berbeda. Saya ingin terus berlabuh karena takut. Takut terulang kembali. Saat rasa bahagia menyelimuti hati, karena keindahan dermaga, tiba-tiba telah berlayar ketengah lautan. Kenapa? Karena sudah ada layar yang ingin berlabuh pula. Layar yang lebih indah dibanding layar ini.



Saya mengerti sekarang, kenapa rasa ini selalu berkecambuk.

Karena  Saat rasa ini menginginkan perhatian dan rasa dari diri mereka,  akal ini melarang dengan keras. Kenapa?Karena saat hati mulai tersakiti lagi, akan sulit untuk akal berjalan normal seperti biasa.
Posted by Unknown at 12:06 AM
Labels: curcol

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod | Distributed by Deluxe Templates