Hari itu kami akan berjalan-jalan kesuatu tempat yang baru. Tempat
yang cukup jauh. pertemuan yang berhasil disusun 2 hari sebelumnya.petemuan ketika beberapa teman pergi ke bioskop dan
kemudian menerima tawaran tersebut.
Seperti janji kami bertemu Gwanghwamun station(line 5) kurang
lebih 17 menit dari Honje station(line 3). Kami pun berangkat sekitar pukul
1.49 menuju Myeongil sekitar 37 menit perjalan tanpa transfer.
Masih bingung dengan tujuan kami berangkat, berdasarkan penjelasan
salah satu teman bahwa kami akan menjadi volunteer. Kami tiba di Myeongil
station sekita 2.30 pm. Station yang sangat sepi dan begitulah kenyataannya
karena jarak antar seoul yang begitu jauh. keluar dari stasiun kami menuju
pemberhentian bis.saat menunggu di stasiun kami berkenalan dengan teman, dan ternyata
seorang bekebangsaan kyrgyzstan dan beragama muslim. Sontak kami merasa
terkejut dan senang karena menemukan sodara sesama muslim, percakapan berlanjut
sampai dalam bis. Perjalan menuju tempat sasaran sekitar 10 menit. Suasana kota
tidak begitu padat, bangunan tertata rapi dengan pohon-pohon hijau mendominasi.
Begitu asri.
Setiba kami disana kami disambut dengan senyum bersahabat, bukan
hanya kulit putih namun kulit hitam pun dengan senyum ramahnya menyapa
kedatangan kami.
Kami pun diajak menuju ruangan yang begitu membuat penasaran. Dalam
langkah menuju ruangan tersebut kami melihat wajah yang tidak begitu asing. Wajah
asia. Dan sontak kami tersenyum ketika diperkenalkan bahwa dia orang Indonesia.
Dan terjawablah teka-teki tempat yang akan kami tujuh. Hari itu
kami akan membantu menghias beberpa barang untuk kemudian disalurkan ke India
dan china. Barang yang ditawarkan untuk dihias yaitu sepatu, kotak pensil dan
jas hujan. kami pun memilih jas hujan untuk dihias. Diruangan itu lebih banyak
foreign. kulit hitam dan kulit putih bersatu dalam kebersamaan dan rasa iklas
untuk membantu.
Banyak hal yang saya pelajari dari kegiatan ini. Bencana tidak
mungkin dapat ditunda untuk terjadi. Sekecil apapun bantuan itu akan sangat
berarti untuk mereka yang membutuhkan. Baju selembar yang mungkin kita anggap kain
usang namun akan sangat bermanfaat untuk mereka yang sedang membutuhkan. Menghias
sepatu, tempat pensil, jas hujan atau lainnya mungkin pekerjaan yang sangat
mudah atau biasa namun,, dengan menghias seperti itu mengubah dari polos lebih
berwarna, yang usang terlihat lebih menarik. Satu hal yang patut untuk ditiru. Bukan
seberapa bagus atau mahal barang yang kita salurkan namun seberapa iklas dan bermanfaat
barang tersebut.
“bersyukur dengan apa yang ada sekarang, karena ditempat lain ada orang lain yang tak seberuntung kita “
| menghias kotak pensil |
| menghias sepatu |
| India |
| China |
| menghias jas Hujan |
| ^^ |
demikian cerita dari saya,, jika ada kata salah dan kurang berkenang,, mohon kritik dan sarannya,,
thank you for reading ;)
0 comments: