Dan untuk kesekian kalinya. Aku
kangen kamu bodohh..
hahhaaahah,, dan entah untuk yang
keberapa kalinya janji yang terucap diingkari. siapa yang harus disalahkan???
saya? kamu? atau ingatan saya? kalau kenangan yang disalahkan tentu tidak
benar. karena kita tak punya kenangan bersama.
aku pernah meminta pada Allah,
ketika dia bukan terbaik untuk ku maka pisahkanlah kami dengan baik-baik, dan
berikan kami pasangan yang terbaik. bahkan aku meminta agar perasaan yang
menggejolak ini dihilangkan. dan aku titipkan persasaan ku ini hinggah sang
pangeran sesunggunya datang. Namun apa yang terjadi? sebenarnya aku sudah
berhasil memendam perasaan dan menyimpannya dengan rapi.. Namun, aku hanyalah
manusia biasa, yang belum bisa menahan perasaan yang bergejolak. terkadang rasa
itu muncul kemudian hilang bersama rasa.. mungkin rasa bersalah atau mungkin
juga benci.
kita semakin jauh, walaupun
sebenarnya kita tak pernah dekat. mungkin aku yang terlalu kegeeran mengartikan
segala yang terjadi.
Namun, apapun akhirnya, kau merupakan bagian
dalam cerita perjalanan ku sebelum aku menemukan lelakiku. atau bahkan mungkin
kaulah orangnya.. entahlah..
**
curahan hati seorang anak yang
belum dewasa dalam mengartikan perasaan. CINTA atau KAGUM..
0 comments: