skip to main | skip to sidebar

About me

Unknown
View my complete profile

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
Comments
    Atom
Comments

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ▼ 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ▼ May (1)
      • masih sama !
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ► July (10)

Followers

Pages

  • Home
  • Facebook

Sample text

About Us

Powered by Blogger.

masih sama !

2:58 AM - Posted by Unknown - 0 comments
Kupikir, aku  sudah bisa melupakan mu dan mengakhirinya di awal tahun. Ternyata aku salah. Hinggah detik ini aku pun belum bisa melupakan mu. Walaupun tidak seperti dahulu, namun tetap saja, kau masih termasuk dalam pikiran ku.

Aku berpikir mungkin rasa ini hanya sementara, ya seperti biasanya hanya lewat seperti iklan. Lagi-lagi aku salah. Apa yang sebenarnya terjadi padaku? Aku pun sadar, kehendak ini tidak mungkin dipaksakan. Aku pun juga sadar, ada orang lain yang mungkin sedang kau  pikirkan dan  aku pun tidak punya hak untuk mengetahuinya.  

Sudah beberapa hari pikiran ku sedikit dikacaukan. Bahkan terbawa hinggah terlelap. Wajah mu memang tak hadir dalam drama dipulau kapuk itu, tapi aku tau persis bahwa kaulah yang diceritakan dalam drama itu. namun segera aku tepis, mungkin ini karena sebelum berajak berlayar ke pulau kapuk aku sedikit usil dengan membuka surat-surat kecil dikoran berita harian. Dan tak kusangka ada berita tentang mu. Sebuah cerita kecil yang membuatku tertegun. Ya, aku menangkap sesuatu.

Dan tangkapan itulah yang membuat ku tak nyaman akhir-akhir ini. aku hanya berharap aktivitas yang telah terjadwal rapi dibuku bersampul ungu ini bisa mebuatku sedikit melupakan hal ini. bahkan melupakan sosok mu. Ya, aku sudah lelah dengan perasaan tak jelas ini. Aku tak mengatakan bahwa perasaan ini bertepuk sebelah tangan atau cinta ku tak berbalas, atau apalah julukan yang orang lain berikan. Karena memang perasaan ini hanya aku yang tau, bahkan kau pun tak tau. Yaa, tak ada yang tau. Perasaan yang kusimpan rapi dalam lembaran-lembaran diary.


Kemarin, dan hari ini. Ku harap hanya sampai hari ini, tidak esok atau lusa. Dan jika esok adalah saaat kita ditakdirkan untuk bertemu walaupun aku pun tak yakin akan hal itu, tenanglah, tak akan ku rusak pertemuan itu dengan cerita konyol ini. 


This entry was posted on 2:58 AM and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ▼ 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ▼ May (1)
      • masih sama !
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ► July (10)

Popular Posts

  • Kagum atau Jatuh Cinta?
    Senior dan junior terkadang menjadi sebuah pembeda dan pembatas untuk saling beinteraksi. Tapi kisah kali ini sedikit beda. Dia bukan seper...
  • Jejak langkah ku
    Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi dimasa depan. Saya hanyalah seorang anak biasa dari keluarga biasa. 20 tahun yang lalu saya terlahir...
  • kenangan
    kerajaan ku mulai runtuh dermaga ku telah sunyi kapal mereka telah berlayar jauh, . dan jauh dan mungkin tak akan ada lagi yg akan ber...
  • Mawar Merah
    Tidur yang nyenyak. Bahkan sangat nyenyak. Kurentakkan tangan sepanjang-panjangnya sambil menghirup udara pagi yang masih begitu segar. Tib...
  • Senior dan Junior dalam sebuah Kisah
    Alhamdulillah, setelah empat tahun dengan status menjadi seorang mahasiswa, akhirnya tinggal menghitung hari saya akan kembali ketempat dim...
  • Hei Kau
    Hei kau,, Siapa aku bagimu Adakah arti lain bagi mu, Atau aku yang terlalu cepat membuat kesimpulan Hei kau,, Terkadang aku mer...
  • Aku
    ketika rasa tak bisa termaknai ragam kata pun terucap, membentuk bait-bait nada tak beraturan rendah -tinggi-rendah- ingin rasanya berb...
  • Dalam kesunyian malam
        Malam ini bukan merupakan kali pertama aku seperti ini, menangis dalam ketidaktahuan ku. Bukan menangis karena penyesalan yang berlebih...
  • Sang mantan
    Assalamu alaikum, apa kabar ni? Topic   kali ni apa ya? Nah lo, kok tiba-tiba teringat sang mantan. Ciee, yang belum lupain sang ma...
  • pergi untuk kembali
    Setelah 1032 jam kita berada didaratan yang sama, hari ini kita kembali dipisahkan oleh lautan yang bermil-mil jauhnya. Ini bukan sebua...

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ▼ 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ▼ May (1)
      • masih sama !
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ► July (10)

Labels

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Search

Etiquetas

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Coretan Pensil Warna-Warni

Tuesday, May 6, 2014

masih sama !

Kupikir, aku  sudah bisa melupakan mu dan mengakhirinya di awal tahun. Ternyata aku salah. Hinggah detik ini aku pun belum bisa melupakan mu. Walaupun tidak seperti dahulu, namun tetap saja, kau masih termasuk dalam pikiran ku.

Aku berpikir mungkin rasa ini hanya sementara, ya seperti biasanya hanya lewat seperti iklan. Lagi-lagi aku salah. Apa yang sebenarnya terjadi padaku? Aku pun sadar, kehendak ini tidak mungkin dipaksakan. Aku pun juga sadar, ada orang lain yang mungkin sedang kau  pikirkan dan  aku pun tidak punya hak untuk mengetahuinya.  

Sudah beberapa hari pikiran ku sedikit dikacaukan. Bahkan terbawa hinggah terlelap. Wajah mu memang tak hadir dalam drama dipulau kapuk itu, tapi aku tau persis bahwa kaulah yang diceritakan dalam drama itu. namun segera aku tepis, mungkin ini karena sebelum berajak berlayar ke pulau kapuk aku sedikit usil dengan membuka surat-surat kecil dikoran berita harian. Dan tak kusangka ada berita tentang mu. Sebuah cerita kecil yang membuatku tertegun. Ya, aku menangkap sesuatu.

Dan tangkapan itulah yang membuat ku tak nyaman akhir-akhir ini. aku hanya berharap aktivitas yang telah terjadwal rapi dibuku bersampul ungu ini bisa mebuatku sedikit melupakan hal ini. bahkan melupakan sosok mu. Ya, aku sudah lelah dengan perasaan tak jelas ini. Aku tak mengatakan bahwa perasaan ini bertepuk sebelah tangan atau cinta ku tak berbalas, atau apalah julukan yang orang lain berikan. Karena memang perasaan ini hanya aku yang tau, bahkan kau pun tak tau. Yaa, tak ada yang tau. Perasaan yang kusimpan rapi dalam lembaran-lembaran diary.


Kemarin, dan hari ini. Ku harap hanya sampai hari ini, tidak esok atau lusa. Dan jika esok adalah saaat kita ditakdirkan untuk bertemu walaupun aku pun tak yakin akan hal itu, tenanglah, tak akan ku rusak pertemuan itu dengan cerita konyol ini. 
Posted by Unknown at 2:58 AM

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod | Distributed by Deluxe Templates