skip to main | skip to sidebar

About me

Unknown
View my complete profile

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
Comments
    Atom
Comments

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ▼ 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ▼ April (2)
      • ini versi galau KU apa versi mu ?
      • Akhir cerita fantasi Disneyland
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ► July (10)

Followers

Pages

  • Home
  • Facebook

Sample text

About Us

Powered by Blogger.

ini versi galau KU apa versi mu ?

11:02 PM - Posted by Unknown - 0 comments
Assalamu alaikum

Huoaaaam,, sepertinya sudah lama tidak bercuap-cuap. Ada yang kangen gk ya? Huuu,, pedenyaa,,
pede gk ada salahnya kan. Mungkin kemaren masih dalam kondisi galau jadi banyak inspirasi untuk menulis. Seperti yang saya pernah  tulis dalam buku catatan diare saya (ups, diary maksudnya) “terkadang, galau itu membuat orang lebih pandai berbahasa, merangkai kata-demi-kata menyangkutkan dengan berbagai disiplin ilmu hingga menciptkaan bait-bait puisi yang mengagumkan “ .  wah gak nyangka ni pas lagi buka-buka catatan dan ternyata nemu ini.
Masalah galau, pasti semua orang pernah ngalamin (gk semua  mungkin ya, setidaknya pasti ada). Bukan hanya dari kalangan remaja / muda, tidak menutup kemungkinan juga pasti dari kalangan tua. Nah, sebenarnya kata galau itu ada gk sih dalam kamus Bahasa Indonesia atau sebenarnya Cuma Bahasa galau (gaul maksudnya) aja? Eh, ternyata ada . Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Galau adalah sibuk beramai-ramai ; ramai sekali ; kacau tidak keruan (pikiran).  
Masalah galau ni, saya tidak akan menapiknya karena memang saya pernah alami sampai-sampai teman saya rishi. Mungkin karena saya yang terlalu terbawa perasaan jadi apapun itu pasti akan terbawa  perasaan tapi tidak semua juga sih. Misalnya masalah kuliah, masalah nilai, masalah keuangan, dan yg terhot asmara. Tapi sekarang insyaallah udah enggak (kan udah tua,, qqq). Tapi galau itu tidak selamanya berkesan negative kok. Menurut pengalaman saya kemaren, pas masih mudah (hehehhe) kita bisa lebih puitis. Seperti yang saya utarakan diatas.  Jadi mungkin ada baiknya ketika sedang galau ambil kertas, trus oret-oret deh, tidak usah menggunakan kata-kata sesuai EYD, biarkan pikiran mengalir mengikuti irama perasaan.  Insyaallah bisa membantu menenangkan perasaan
Trus gimana kalau yang tidak suka menulis?  Gimana ya (ikut mikir juga )? Ya, menurut saya, cobalah untuk menggambarkan perasaan. Karena terkadang ada imajinasi-imajinasi yang turut dalam mengisi goresan-goresan tersebut.
Dan yang paling baik ketika lagi galau adalah curhat pada Allah, sedekat-dekatnya dengan teman atau sahabat, tapi Allah lebih dekat dengan kita. Minta ketenagan hati dan pikiran. Insyaallah lebi tenang.  Setidaknya itulah yang saya lakukan ketika tangan tak mampu lagi untuk merangkai kata atau menggoreskan garis-garis tak beraturan.
***
Demikian sedikit cuap-cuap saya, semoga bisa memberikan sedikit masukan ketika lagi galau bingung mau ngapain.. heheheheh ada-ada saja.

Sampai  ketemu dicuap-cuap berikutnya, titip salam buat disamping anda (hehhehe,, ala-ala)


This entry was posted on 11:02 PM and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ▼ 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ▼ April (2)
      • ini versi galau KU apa versi mu ?
      • Akhir cerita fantasi Disneyland
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ► July (10)

Popular Posts

  • Kagum atau Jatuh Cinta?
    Senior dan junior terkadang menjadi sebuah pembeda dan pembatas untuk saling beinteraksi. Tapi kisah kali ini sedikit beda. Dia bukan seper...
  • Jejak langkah ku
    Tak ada yang tahu apa yang akan terjadi dimasa depan. Saya hanyalah seorang anak biasa dari keluarga biasa. 20 tahun yang lalu saya terlahir...
  • kenangan
    kerajaan ku mulai runtuh dermaga ku telah sunyi kapal mereka telah berlayar jauh, . dan jauh dan mungkin tak akan ada lagi yg akan ber...
  • Mawar Merah
    Tidur yang nyenyak. Bahkan sangat nyenyak. Kurentakkan tangan sepanjang-panjangnya sambil menghirup udara pagi yang masih begitu segar. Tib...
  • Senior dan Junior dalam sebuah Kisah
    Alhamdulillah, setelah empat tahun dengan status menjadi seorang mahasiswa, akhirnya tinggal menghitung hari saya akan kembali ketempat dim...
  • Hei Kau
    Hei kau,, Siapa aku bagimu Adakah arti lain bagi mu, Atau aku yang terlalu cepat membuat kesimpulan Hei kau,, Terkadang aku mer...
  • Aku
    ketika rasa tak bisa termaknai ragam kata pun terucap, membentuk bait-bait nada tak beraturan rendah -tinggi-rendah- ingin rasanya berb...
  • Dalam kesunyian malam
        Malam ini bukan merupakan kali pertama aku seperti ini, menangis dalam ketidaktahuan ku. Bukan menangis karena penyesalan yang berlebih...
  • Sang mantan
    Assalamu alaikum, apa kabar ni? Topic   kali ni apa ya? Nah lo, kok tiba-tiba teringat sang mantan. Ciee, yang belum lupain sang ma...
  • pergi untuk kembali
    Setelah 1032 jam kita berada didaratan yang sama, hari ini kita kembali dipisahkan oleh lautan yang bermil-mil jauhnya. Ini bukan sebua...

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ▼ 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ▼ April (2)
      • ini versi galau KU apa versi mu ?
      • Akhir cerita fantasi Disneyland
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ► 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ► July (10)

Labels

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Search

Etiquetas

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Coretan Pensil Warna-Warni

Sunday, April 20, 2014

ini versi galau KU apa versi mu ?

Assalamu alaikum

Huoaaaam,, sepertinya sudah lama tidak bercuap-cuap. Ada yang kangen gk ya? Huuu,, pedenyaa,,
pede gk ada salahnya kan. Mungkin kemaren masih dalam kondisi galau jadi banyak inspirasi untuk menulis. Seperti yang saya pernah  tulis dalam buku catatan diare saya (ups, diary maksudnya) “terkadang, galau itu membuat orang lebih pandai berbahasa, merangkai kata-demi-kata menyangkutkan dengan berbagai disiplin ilmu hingga menciptkaan bait-bait puisi yang mengagumkan “ .  wah gak nyangka ni pas lagi buka-buka catatan dan ternyata nemu ini.
Masalah galau, pasti semua orang pernah ngalamin (gk semua  mungkin ya, setidaknya pasti ada). Bukan hanya dari kalangan remaja / muda, tidak menutup kemungkinan juga pasti dari kalangan tua. Nah, sebenarnya kata galau itu ada gk sih dalam kamus Bahasa Indonesia atau sebenarnya Cuma Bahasa galau (gaul maksudnya) aja? Eh, ternyata ada . Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Galau adalah sibuk beramai-ramai ; ramai sekali ; kacau tidak keruan (pikiran).  
Masalah galau ni, saya tidak akan menapiknya karena memang saya pernah alami sampai-sampai teman saya rishi. Mungkin karena saya yang terlalu terbawa perasaan jadi apapun itu pasti akan terbawa  perasaan tapi tidak semua juga sih. Misalnya masalah kuliah, masalah nilai, masalah keuangan, dan yg terhot asmara. Tapi sekarang insyaallah udah enggak (kan udah tua,, qqq). Tapi galau itu tidak selamanya berkesan negative kok. Menurut pengalaman saya kemaren, pas masih mudah (hehehhe) kita bisa lebih puitis. Seperti yang saya utarakan diatas.  Jadi mungkin ada baiknya ketika sedang galau ambil kertas, trus oret-oret deh, tidak usah menggunakan kata-kata sesuai EYD, biarkan pikiran mengalir mengikuti irama perasaan.  Insyaallah bisa membantu menenangkan perasaan
Trus gimana kalau yang tidak suka menulis?  Gimana ya (ikut mikir juga )? Ya, menurut saya, cobalah untuk menggambarkan perasaan. Karena terkadang ada imajinasi-imajinasi yang turut dalam mengisi goresan-goresan tersebut.
Dan yang paling baik ketika lagi galau adalah curhat pada Allah, sedekat-dekatnya dengan teman atau sahabat, tapi Allah lebih dekat dengan kita. Minta ketenagan hati dan pikiran. Insyaallah lebi tenang.  Setidaknya itulah yang saya lakukan ketika tangan tak mampu lagi untuk merangkai kata atau menggoreskan garis-garis tak beraturan.
***
Demikian sedikit cuap-cuap saya, semoga bisa memberikan sedikit masukan ketika lagi galau bingung mau ngapain.. heheheheh ada-ada saja.

Sampai  ketemu dicuap-cuap berikutnya, titip salam buat disamping anda (hehhehe,, ala-ala)
Posted by Unknown at 11:02 PM

0 comments:

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod | Distributed by Deluxe Templates