skip to main | skip to sidebar

About me

Unknown
View my complete profile

Subscribe To

Posts
    Atom
Posts
Comments
    Atom
Comments

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ► 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ▼ 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ▼ July (10)
      • Mengapa
      • Kenangan dan Kerinduan
      • Kado indah dari ALLAH
      • Kau dan Marah mu
      • berlayar
      • Ada apa?
      • Kau dan Cuek mu
      • tentang SMA dan Dia
      • Ramadhan mba Toyib?
      • sederhana dan semoga bermakna

Followers

Pages

  • Home
  • Facebook

Sample text

About Us

Powered by Blogger.

Ramadhan mba Toyib?

2:52 AM - Posted by Unknown - 2 comments
 Akhir bulan Juni beberapa fakultas  sudah mulai libur. Status-status baik di facebok, twitter dan yang lainnya sudah memuat tentang “PULKAM” alias pulang kampung. Sedikit merasa sedih. Tahun ini mungkin lagu “bang Toyib” terasa cocok sebagai lagu pengiring.  

“3x puasa 3x lebaran, abang tak pulang-pulang
Rindu ingin bertemu.”


Wah, tapi untuk kasus yang ini belum separah Bang Toyib yang 3x puasa dan 3x lebaran yang gk pulang-pulang. Tahun ini adalah tahun ke-2 saya tidak berpuasa pertama dengan keluarga. Tahun lalu, walaupun awal puasa tidak bersama keluarga namun puasa terakhir (malam takbir) bisa bersama keluarga.
Nah, tahun ini sedikit sedih. Karena lebaran pun tidak pulang.  Wah skor  1 : 3 untuk bang Toyib.. nah loh, …
Mungkin jika bercermin pada mereka yang berprinsip “pantang pulang sebelum sukses” seperti salah satunya bang Toyib ini, kita masih dikategorikan masih jauh dari ukuran mereka. Baru 1x puasa + 1x lebaran sudah nangis.  Ya karena seperti itulah saya, yang baru memulai karir merantau ke negeri orang. Baru sadar bagaimana mereka yang sudah lama merantau jauh dari rumah dan keluarga untuk mengejar mimpi dan cita-cita.

Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu semua orang, apalagi bisa berkumpul bersama orang-orang terkasih.  Tunggu dulu, jangan bersedih bagi mereka yang tidak bisa berkumpul bersama orang-orang terkasih. Sebenarnya bukan tidak bisa, namun belum bisa. Ya, seperti yang saya rasakan sekarang. Tidak kah kita bersyukur bahwa setidaknya kita masih bisa menikmati bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah ini. Bulan yang insyaallah doa kita akan didengar oleh Allah SWT bagi yang khusyuk dan bersungguh-sungguh (insyaallah). Lalu kenapa kita tidak mensyukuri itu dan berdoa kepada sang Maha pengabul (Allah SWT). Dan bersyukurlah bagi yang memiliki kedua orang tua. Karena walaupun belum ada kesempatan untuk berkumpul namun masih bisa bersenda gurau, bertukar suka duka dengan bantuan teknologi sekarang. Alhamdulillah ya Rabbal alamin. 

Walaupun sempat galau dan sedikit mengeluarkan air mata disaat awal ramadhan tahun ini, namun terpikir kembali, Insyaallah Ramadhan berikutnya bisa berkumpul. Lalu kenapa kita berdoa agar saat itu akan terjadi? Dan Tidakkah kita lihat dan rasakan bahwa Allah begitu menyayangi kita dengan tidak membiarkan kita berpuasa sendiri. Ada teman-teman disekeliling kita. Jadi jangan berpikiran bahwa Ramadhan tahun ini tidak asyik karena tidak pulkam, ngumpul bareng keluarga. Toh sekarang kita bisa membuat keluarga baru. Keluarga yang akan kita rindukan saat berkumpul dengan keluarga di rumah nanti.

Dan point utama yang  harus kita renungkan. Kita belum bisa berkumpul bersama  keluarga karena adanya sebuah alasan, entah itu karena masih ada kegiatan kampus, kegiatan organisasi, masih ada kuliah tambahan atau mungkin sedang mencari rumah kos-kos.an (tiba-tiba teringat kos). bukan kah kita sudah maju satu point. Karena kita sedang membuat sebuah pengalaman, yang suatu saat nanti bisa dan akan diceritakan kepada anak cucu kita.. amiinnn



So, kenapa harus sedih tidak bisa pulang kampung? Namun bersyukurlah karena masih bisa diberi kesempatan menikamati bulan yang penuh berkah ini..MARHABAN YA RAMADHAN

__semangat__



 **
demikian sedikit curahan hati dari saya. maaf jika ada salah kata. karena saya hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah dan khilaf.
thank you for reading. wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu ^^


This entry was posted on 2:52 AM and is filed under curcol . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

2 comments:

    icalhap said...

    Yg sabar ya mba toyib, ada kisah panjang yg keluargamu tunggu saat kepulanganmu

  1. ... on July 17, 2013 at 3:06 AM  
  2. Unknown said...

    hahahahhah,,,
    cerita baru si mba toyibb

    hahaha,, terima kasihhh

  3. ... on July 17, 2013 at 4:56 AM  

Post a Comment

Newer Post Older Post Home

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ► 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ▼ 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ▼ July (10)
      • Mengapa
      • Kenangan dan Kerinduan
      • Kado indah dari ALLAH
      • Kau dan Marah mu
      • berlayar
      • Ada apa?
      • Kau dan Cuek mu
      • tentang SMA dan Dia
      • Ramadhan mba Toyib?
      • sederhana dan semoga bermakna

Popular Posts

  • berlayar
    Entah apa namanya, saat rasa ini berkecambuk dijiwa. Terkadang saya bingung, ada apa dengan saya? Apa yang terjadi? Apa yang ingin saya lak...
  • Cinta Monyet
    Ketika aku kecil aku pernah menyukai seorang yang jauh dari umurku. Kata orang itu adalah cinta monyet. Cinta anak kecil yang akan berubah ...
  • Tuhan, Ampuni rasa ini
    Tuhan, Engkau jelas mengetahui rasa ini bahkan lebih tahu dari akal sehat ku sendri Tuhan, rasa ini begitu sulit kujabarkan dan terkad...
  • Rindu
    Malam, ketika surat ini tak sampai ketangannya biarkan rasa ini tersimpan tersimpan rapat bersama surat ini cukup malam ini yang menjadi...
  • Kagum atau Jatuh Cinta?
    Senior dan junior terkadang menjadi sebuah pembeda dan pembatas untuk saling beinteraksi. Tapi kisah kali ini sedikit beda. Dia bukan seper...
  • masih sama !
    Kupikir, aku  sudah bisa melupakan mu dan mengakhirinya di awal tahun. Ternyata aku salah. Hinggah detik ini aku pun belum bisa melupakan m...
  • tentang SMA dan Dia
    Semua orang pasti punya cerita cinta monyet, cinta waktu SMP, cinta SMA atau cinta-cinta yang lain. Dan ini ada sebuah cerita cinta waktu S...
  • Akhir cerita fantasi Disneyland
    Snow white and seven drawfs, Cinderella, beauty and the beast, sleeping beauty dan lain-lain . Siapa yang tidak mengenal ceritanya? Cerit...
  • Kenapa Lagi???
    Dan untuk kesekian kalinya. Aku kangen kamu bodohh.. hahhaaahah,, dan entah untuk yang keberapa kalinya janji yang terucap diingkari...
  • menjadi "DORA" semalam
    Huaamm,, Selamat pagi dunia. Upss sebenarnya gk lagi pagi denk. Mentari udah terlalu lama berjalan menuju puncak. Jadi saya ganti ya. SELA...

Archivo del blog

  • ► 2016 (5)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► May (2)
  • ► 2015 (5)
    • ► October (2)
    • ► September (1)
    • ► July (1)
    • ► June (1)
  • ► 2014 (10)
    • ► November (1)
    • ► October (2)
    • ► June (1)
    • ► May (1)
    • ► April (2)
    • ► February (2)
    • ► January (1)
  • ▼ 2013 (23)
    • ► December (1)
    • ► November (2)
    • ► October (3)
    • ► September (4)
    • ► August (3)
    • ▼ July (10)
      • Mengapa
      • Kenangan dan Kerinduan
      • Kado indah dari ALLAH
      • Kau dan Marah mu
      • berlayar
      • Ada apa?
      • Kau dan Cuek mu
      • tentang SMA dan Dia
      • Ramadhan mba Toyib?
      • sederhana dan semoga bermakna

Labels

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Search

Etiquetas

  • cerita baru (1)
  • cerpen (4)
  • curcol (17)
  • event (1)
  • Idul Adha (1)
  • puisi (11)
  • Seoul (1)
  • tentang dia (7)

Coretan Pensil Warna-Warni

Wednesday, July 17, 2013

Ramadhan mba Toyib?

 Akhir bulan Juni beberapa fakultas  sudah mulai libur. Status-status baik di facebok, twitter dan yang lainnya sudah memuat tentang “PULKAM” alias pulang kampung. Sedikit merasa sedih. Tahun ini mungkin lagu “bang Toyib” terasa cocok sebagai lagu pengiring.  

“3x puasa 3x lebaran, abang tak pulang-pulang
Rindu ingin bertemu.”


Wah, tapi untuk kasus yang ini belum separah Bang Toyib yang 3x puasa dan 3x lebaran yang gk pulang-pulang. Tahun ini adalah tahun ke-2 saya tidak berpuasa pertama dengan keluarga. Tahun lalu, walaupun awal puasa tidak bersama keluarga namun puasa terakhir (malam takbir) bisa bersama keluarga.
Nah, tahun ini sedikit sedih. Karena lebaran pun tidak pulang.  Wah skor  1 : 3 untuk bang Toyib.. nah loh, …
Mungkin jika bercermin pada mereka yang berprinsip “pantang pulang sebelum sukses” seperti salah satunya bang Toyib ini, kita masih dikategorikan masih jauh dari ukuran mereka. Baru 1x puasa + 1x lebaran sudah nangis.  Ya karena seperti itulah saya, yang baru memulai karir merantau ke negeri orang. Baru sadar bagaimana mereka yang sudah lama merantau jauh dari rumah dan keluarga untuk mengejar mimpi dan cita-cita.

Ramadhan adalah bulan yang ditunggu-tunggu semua orang, apalagi bisa berkumpul bersama orang-orang terkasih.  Tunggu dulu, jangan bersedih bagi mereka yang tidak bisa berkumpul bersama orang-orang terkasih. Sebenarnya bukan tidak bisa, namun belum bisa. Ya, seperti yang saya rasakan sekarang. Tidak kah kita bersyukur bahwa setidaknya kita masih bisa menikmati bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah ini. Bulan yang insyaallah doa kita akan didengar oleh Allah SWT bagi yang khusyuk dan bersungguh-sungguh (insyaallah). Lalu kenapa kita tidak mensyukuri itu dan berdoa kepada sang Maha pengabul (Allah SWT). Dan bersyukurlah bagi yang memiliki kedua orang tua. Karena walaupun belum ada kesempatan untuk berkumpul namun masih bisa bersenda gurau, bertukar suka duka dengan bantuan teknologi sekarang. Alhamdulillah ya Rabbal alamin. 

Walaupun sempat galau dan sedikit mengeluarkan air mata disaat awal ramadhan tahun ini, namun terpikir kembali, Insyaallah Ramadhan berikutnya bisa berkumpul. Lalu kenapa kita berdoa agar saat itu akan terjadi? Dan Tidakkah kita lihat dan rasakan bahwa Allah begitu menyayangi kita dengan tidak membiarkan kita berpuasa sendiri. Ada teman-teman disekeliling kita. Jadi jangan berpikiran bahwa Ramadhan tahun ini tidak asyik karena tidak pulkam, ngumpul bareng keluarga. Toh sekarang kita bisa membuat keluarga baru. Keluarga yang akan kita rindukan saat berkumpul dengan keluarga di rumah nanti.

Dan point utama yang  harus kita renungkan. Kita belum bisa berkumpul bersama  keluarga karena adanya sebuah alasan, entah itu karena masih ada kegiatan kampus, kegiatan organisasi, masih ada kuliah tambahan atau mungkin sedang mencari rumah kos-kos.an (tiba-tiba teringat kos). bukan kah kita sudah maju satu point. Karena kita sedang membuat sebuah pengalaman, yang suatu saat nanti bisa dan akan diceritakan kepada anak cucu kita.. amiinnn



So, kenapa harus sedih tidak bisa pulang kampung? Namun bersyukurlah karena masih bisa diberi kesempatan menikamati bulan yang penuh berkah ini..MARHABAN YA RAMADHAN

__semangat__



 **
demikian sedikit curahan hati dari saya. maaf jika ada salah kata. karena saya hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari salah dan khilaf.
thank you for reading. wassalamu alaikum warahmatullahi wabarakatu ^^
Posted by Unknown at 2:52 AM
Labels: curcol

2 comments:

icalhap said...

Yg sabar ya mba toyib, ada kisah panjang yg keluargamu tunggu saat kepulanganmu

July 17, 2013 at 3:06 AM
Unknown said...

hahahahhah,,,
cerita baru si mba toyibb

hahaha,, terima kasihhh

July 17, 2013 at 4:56 AM

Post a Comment

Newer Post Older Post Home
Subscribe to: Post Comments (Atom)

Blog Design by Gisele Jaquenod | Distributed by Deluxe Templates