lagi. lagi dan lagi
pikiran ini melayang entah kemana
bibir ini tertutup rapat
sepertinya enggan untuk berbagi
yaialah
aku saja tak tahu apa yang ingin kubagi
lagi lagi dan lagi
air mata menjadi penanda kegalauan hati ini
bersembunyi dibalik selimut
dengan nuansa gelap yg menemani
oh
begitu derasnya air mata
membuat lintas indah diatas pipi
lagi lagi dan lagi
aku tak bisa menebak rasa ini
**
saat rasa tak bisa ditebak
dan hanya diri dikesunyian malam.
berharap pangeran kodok muncul,. namun tak pernah muncul.
kerisaun semakin risau., hinggah tetes air mata semakin deras mengalir
Korea, 30 Oktober 2013
0 comments: